ku berjalan begitu cepat, namun langkahku terhenti ketika ku dengar sebuah suara memanggilku.
aku menoleh ke belakang dan ku balikkan badanku.
betapa terkejutnya ku lihat sosok mu tersenyum padaku, lalu kau mendekat dan seperti biasa kau ulurkan tanganmu.
lalu sepatah kata terucap darimu,
" apa kabar? " ucapmu
" baik, kamu sendiri? kemana saja kamu selama ini< sudah beberapa tahun kita tidak bertemu. bagaimana kabarmu?
kau tampak berbeda ".
ucapku sambil tersenyum malu.
belum sempat kau menjawab, tiba-tiba terdengar sebuah suara lain memanggilku
" paaaaaaa, bangun udah jam lima "....
ehhhhhhhhh... ternyata just dream
huffft,,,
andai itu nyata dan benar-benar terjadi
sedihhhhh (T_T)
I started it with a love, and then it makes me feel like I am a clever poet. happy, sad, cry, smile, laugh it makes me feel more stronger and then I just wanna write something, maybe about my stories, my experiences or maybe all my dreams
Kamis, 22 Mei 2014
short story of me
ku rebahkan tubuhku, mataku menatap satu titik.
tubuhku seakan melayang, pikiran ku pun terbang dalam khayalan
dalam khayal ku, aku membayangkan dirimu ada disini, disampingku....
kau tatap mataku dengan lembut, kau tersenyum hangat, kau pegang dengan kuat tanganku.
lalu sepatah kata terucap dari mulutmu
" aku mencintaimu, dan aku tak akan meninggalkan mu disini sendiri. percayalah... meskipun kita jauh namun aku aku akan selalu merindukanmu. tunggu aku kembali karena aku selalu untukmu ".
ku tutup mataku dan saat ku buka kembali.kau telah menghilang dari pandangan ku
ku buka mataku lebar-lebar dan ku pandangi setiap sudut ruangan, namun tak kutemukan sosok dirimu
setetes air jatuh dari mataku, dan aku tak sanggup membendungnya.
hatiku menjerit sekeras-kerasnya
" betapa teganya dirimu... datang tanpa permisi, pergi tanpa berpamitan " isak ku
ku coba hapus tetesan air mata yang jatuh melalui pipiku
namun hatiku semakin sakit ketika ku ingat senyuman manisu yang selalu menghiasi hidupku selama beberapa waktu, tatapan matamu yang selalu membuat ku tersipu malu, dan hangatnya genggaman tanganmu..
aku mulai berpikir, mungkinkah aku akan mendapat kan sosok yang lebih baik darimu
namun sampai saat ini aku tidak pernah mendapatkan apa yang aku inginkan.
tubuhku seakan melayang, pikiran ku pun terbang dalam khayalan
dalam khayal ku, aku membayangkan dirimu ada disini, disampingku....
kau tatap mataku dengan lembut, kau tersenyum hangat, kau pegang dengan kuat tanganku.
lalu sepatah kata terucap dari mulutmu
" aku mencintaimu, dan aku tak akan meninggalkan mu disini sendiri. percayalah... meskipun kita jauh namun aku aku akan selalu merindukanmu. tunggu aku kembali karena aku selalu untukmu ".
ku tutup mataku dan saat ku buka kembali.kau telah menghilang dari pandangan ku
ku buka mataku lebar-lebar dan ku pandangi setiap sudut ruangan, namun tak kutemukan sosok dirimu
setetes air jatuh dari mataku, dan aku tak sanggup membendungnya.
hatiku menjerit sekeras-kerasnya
" betapa teganya dirimu... datang tanpa permisi, pergi tanpa berpamitan " isak ku
ku coba hapus tetesan air mata yang jatuh melalui pipiku
namun hatiku semakin sakit ketika ku ingat senyuman manisu yang selalu menghiasi hidupku selama beberapa waktu, tatapan matamu yang selalu membuat ku tersipu malu, dan hangatnya genggaman tanganmu..
aku mulai berpikir, mungkinkah aku akan mendapat kan sosok yang lebih baik darimu
namun sampai saat ini aku tidak pernah mendapatkan apa yang aku inginkan.
kamu memang benar!!!
Kau benar..
Tentang mimpi yang mengganggu
Tentang bayangan hitam yang mengikuti
Tentang bunga-bunga yang berterbangan
Tentang gemericik air hujan
Tentang kepalsuan sebuah harapan
Terkadang kau memang benar,
Ketika menanti salju dipadang pasir
Menanti hujan dalam kemarau panjang
Adalah sebuah keletihan tanpa akhir
Kau memang benar
Ketika gelap gulita menerpa
Ketika berdiri disamping jendela
Menatap sesuatu yang bersinar
Penuh harap mampu menggapainya
Ya kau benar,
Ketika perlahan melangkahkan kaki
Mendekati arah bintang yg berkedip
Semakin dekat, semakin dekat
Namun tubuhmu terhempas tiupan angin
Beranjak menjauh menuju antah berantah
Terkadang kau memang benar,
Membiarkan mimpi buruk merasuk
Membiarkan bayangan menghantui
Membiarkan bunga-bunga melayu
Membiarkan air hujan menetes
Itu adalah sebuah kesalahan
Maka..
berhentilah menunggu salju
Menunggu hujan
Pulanglah ke rumah
Selesaikanlah mimpi itu
Tentang mimpi yang mengganggu
Tentang bayangan hitam yang mengikuti
Tentang bunga-bunga yang berterbangan
Tentang gemericik air hujan
Tentang kepalsuan sebuah harapan
Terkadang kau memang benar,
Ketika menanti salju dipadang pasir
Menanti hujan dalam kemarau panjang
Adalah sebuah keletihan tanpa akhir
Kau memang benar
Ketika gelap gulita menerpa
Ketika berdiri disamping jendela
Menatap sesuatu yang bersinar
Penuh harap mampu menggapainya
Ya kau benar,
Ketika perlahan melangkahkan kaki
Mendekati arah bintang yg berkedip
Semakin dekat, semakin dekat
Namun tubuhmu terhempas tiupan angin
Beranjak menjauh menuju antah berantah
Terkadang kau memang benar,
Membiarkan mimpi buruk merasuk
Membiarkan bayangan menghantui
Membiarkan bunga-bunga melayu
Membiarkan air hujan menetes
Itu adalah sebuah kesalahan
Maka..
berhentilah menunggu salju
Menunggu hujan
Pulanglah ke rumah
Selesaikanlah mimpi itu
Langganan:
Komentar (Atom)