Rabu, 23 Agustus 2017

Pesta

Dalam bayangan semu aku menari
Riuh riuh hentakan kaki
Menikmati aroma senandung

Berpesta dengan keheningan
Bercanda ria dengan sunyi
Tertawa dengan kehampaan

Merah meriah gelak tawa tanpa suara
Memekik telinga yg tuli
Sayup sayup kata kata memancing kebisuan

Gemuruh nada tanpa musik
Mengiringi tarian rindu
Sunyi.. senyap..

Selasa, 20 Juni 2017

Penggenap Iman

Untukmu yang masih menjadi Rahasia-Nya
Sosok penggenap iman
Induk tulang rusukku

Perlu kau ketahui
Aku tidak akan menunggumu
Aku tidak akan mengaharapkanmu

Biarlah Allah yang mempertemukan kita
Dengan cinta atas Nama-Nya
Cinta yang berlabuh Karena-Nya

Aku percaya akan Janji-Nya
Bahwa aku hanya perlu bersabar
Menikmati sebuah proses menunggu
Dengan diiringi perbaikan diri
Dan menerima Takdir-Nya

Maafkan aku jika..
Perempuan yang kau temukan adalah aku

Aku yang tidak sesempurna yang engkau impikan
Aku yang tidak secerdas yang engkau pikirkan
Dan aku yang tidak seshalihah yang engkau harapkan

Pantaskah diri ini berharap engkau perjuangkan
Pantaskah aku mengharapkan engkau
Yang begitu taat Pada-Nya
Sementara aku dalam kelalaian

Aku berjuang memperbaiki diri
Agar kelak pantas bersanding disampingmu
Dengan niat awal demi kepantasanku
Tapi aku jatuh cinta Pada-Nya
Bahkan mungkin melebihi cintaku padamu

Rabu, 07 Juni 2017

Coffee

Kopi itu pahit
Tapi kita bisa mencampur gula
Jika ingin menikmatinya

Namun? Adakah yang lebih pahit dari kopi
Oh.. tentu banyak sekali
Salah satunya harapan

Kenapa harapan?
Karena mereka tidak pasti

Bukan disakiti yang membuat kita bersedih
Gundah gulana
Tapi harapan-harapan

Yang terlanjur menjulang
Untuk kemudian jatuh berserak-serak
Bersama bulir-bulir tetesan hujan

Celoteh Pagi

Jarum jam berdetak
Alarm bersiul
Membangunkan pagi yang menggigil

Samar-samar cahaya mentari
Berselimut diantara taburan embun pagi
Sunyi.. Senyap.. Sepi..

Riak-riak manusia berceloteh
Bercerita tentang kebersamaan
Yang terkadang mengundang cemburu

Kau tak tau bagaimana nikmatnya dalam kesendirian
Meskipun ramai-ramai orang berkata
Berdua itu teramat menyenangkan

Ah... mungkin kau belum merasakannya
Tutur ramai orang berkata

Entahlah... mungkin kau benar
Tapi bukan tidak mungkin kau salah