Minggu, 07 Agustus 2016

Sunyi

Kau tau?
Aku baik-baik saja
Sebelum aku merasa dada ini begitu sesak
Sebelum dunia begitu terasa sunyi kurasa

Waktu pun bertanya-tanya
Bagaimana mungkin kau begitu merasa sunyi
Ketika dentingan suara di ponselmu berbunyi setiap waktu
Ketika dering telpon berkali-kali memanggil
Ketika ramai orang-orang bertanya kabarmu hari ini
Ketika setiap rangkaian pesan-pesan yang kau terima sebentuk perhatian

Lantas apakah yang membuatmu begitu merasa sunyi?

Akupun menjawab
Jiwaku terasa begitu sunyi
Ketika udara menjadi keringat
Ketika rindu menjadi gelisah

Mereka begitu pekat
Merasuk kedalam sela-sela jantungku
Memancing lebih banyak rindu yang berkeliaran
Menciptakan sunyi yang lebih nyata

Rabu, 07 Januari 2015

Haruskah???

Haruskah aku melebarkan sudut-sudut bibir 
Haruskah aku menitikan tetesan air diantara kedua pipi 
Atau haruskah aku hanya menjadi patung bernyawa 

Ketika batin mulai terkoyak 
Tercabik-cabik ujung mata pisau 
Ketika pundak mulai letih 
Memikul bongkahan-bongkahan batu 

Ketika rambut terasa mulai terbakar 
Isi kepala berdentum keras 
Mendidih, melelehkan otak 
Siap untuk meledak berkeping-keping 

Sesekali, ingin rasanya ku pecahkan kepala ini 
Ingin rasanya ku buang segala jenis alat komunikasi 
Untuk kemudian membuang diri 
Jauh dari keramaian dunia 
Jauh dari hiruk pikuk rutinitas

Kamis, 22 Mei 2014

just a dream

ku berjalan begitu cepat, namun langkahku terhenti ketika ku dengar sebuah suara memanggilku.
aku menoleh ke belakang dan ku balikkan badanku.
betapa terkejutnya ku lihat sosok mu tersenyum padaku, lalu kau mendekat dan seperti biasa kau ulurkan tanganmu.
lalu sepatah kata terucap darimu,

" apa kabar? " ucapmu
" baik, kamu sendiri? kemana saja kamu selama ini< sudah beberapa tahun kita tidak bertemu. bagaimana kabarmu?
kau tampak berbeda ".

ucapku sambil tersenyum malu.
belum sempat kau menjawab, tiba-tiba terdengar sebuah suara lain memanggilku


" paaaaaaa, bangun udah jam lima "....

ehhhhhhhhh... ternyata just dream
huffft,,,
andai itu nyata dan benar-benar terjadi

sedihhhhh   (T_T)

short story of me

ku rebahkan tubuhku, mataku menatap satu titik.
tubuhku seakan melayang, pikiran ku pun terbang dalam khayalan
dalam khayal ku, aku membayangkan dirimu ada disini, disampingku....

kau tatap mataku dengan lembut, kau tersenyum hangat, kau pegang dengan kuat tanganku.
lalu sepatah kata terucap dari mulutmu

" aku mencintaimu, dan aku tak akan meninggalkan mu disini sendiri. percayalah... meskipun kita jauh namun aku aku akan selalu merindukanmu. tunggu aku kembali karena aku selalu untukmu ".

ku tutup mataku dan saat ku buka kembali.kau telah menghilang dari pandangan ku

ku buka mataku lebar-lebar dan ku pandangi setiap sudut ruangan, namun tak kutemukan sosok dirimu
setetes air jatuh dari mataku, dan aku tak sanggup membendungnya.
hatiku menjerit sekeras-kerasnya

" betapa teganya dirimu... datang tanpa permisi, pergi tanpa berpamitan " isak ku

ku coba hapus tetesan air mata yang jatuh melalui pipiku
namun hatiku semakin sakit ketika ku ingat senyuman manisu yang selalu menghiasi hidupku selama beberapa waktu, tatapan matamu yang selalu membuat ku tersipu malu, dan hangatnya genggaman tanganmu..

aku mulai berpikir, mungkinkah aku akan mendapat kan sosok yang lebih baik darimu
namun sampai saat ini aku tidak pernah mendapatkan apa yang aku inginkan.

kamu memang benar!!!

Kau benar..
Tentang mimpi yang mengganggu
Tentang bayangan hitam yang mengikuti
Tentang bunga-bunga yang berterbangan
Tentang gemericik air hujan
Tentang kepalsuan sebuah harapan

Terkadang kau memang benar,
Ketika menanti salju dipadang pasir
Menanti hujan dalam kemarau panjang
Adalah sebuah keletihan tanpa akhir

Kau memang benar
Ketika gelap gulita menerpa
Ketika berdiri disamping jendela
Menatap sesuatu yang bersinar
Penuh harap mampu menggapainya

Ya kau benar,
Ketika perlahan melangkahkan kaki
Mendekati arah bintang yg berkedip
Semakin dekat, semakin dekat
Namun tubuhmu terhempas tiupan angin
Beranjak menjauh menuju antah berantah

Terkadang kau memang benar,
Membiarkan mimpi buruk merasuk
Membiarkan bayangan menghantui
Membiarkan bunga-bunga melayu
Membiarkan air hujan menetes
Itu adalah sebuah kesalahan

Maka..
berhentilah menunggu salju
Menunggu hujan
Pulanglah ke rumah
Selesaikanlah mimpi itu